Tampilkan postingan dengan label kiat dan motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kiat dan motivasi. Tampilkan semua postingan

Senin, April 20, 2009

Si kecil berkata kasar? jangan panik...!


Saat memesuki usia balita, anak2 akan belajar dan memahami bahwa kata2 memiliki kekuatan. Jadi mulailah waspada! Sebab pd usia ini suka atau tidak anda akan mendapati si anak berkata kasar, makian bahkan kata2 jorok, tak hanya kpd teman, tapi kpd saudara kandungnya.
Namun jgn khawatir, kondisi ini tergolong normal dialami oleh anak balita dan usia pra sekolah. Sebab pd usia ini anak sedang belajar dan menggali berbagai bentuk situasi social serta hubungan pertemanannya. Mengapa menjadi kasar? Sebab biasanya pada proses belajar ini anak belum mampu mengimbanginya dgn keterampilan social mereka. Selain kemampuan berkomunikasi yg belum sempurna. Jadi jgn heran jika mendapati anak berkata kasar kpd temannya, padahal sebenarnya bukan itu maksudnya.


Penyebabnya.
Selain kemampuan berkomunikasi yg belum baik, kebiasaan berkata kasar juga dapat terjadi karena mendengar orang2 disekitarnya. Tak hanya dari anda sendiri, orang2 dewasa dlm keluarga, tapi temen2 sebaya,tetangga, dan tontonan dari televisi. Patut diwaspadai bhw tontonan TV saat ini sangat berpotensi menularkan berbagai macam bentuk umpatan serta makian. Shg kadang anak2 merasa bhw memaki, mengumpat dan berkata jorok adalah hal yg wajar.


Mengatasinya.
Sbg orang tua, pasti yg akan kita lakukan adlh melarang dan mengajarinya untuk tdk berkata kasar. Namun bisakah anda mencegah contoh yg datangnya dari luar? Meski bagitu , jangan berputus asa. Anak balita masih sangat mudah utk diajari bgmn harus bersikap saat ia merasakan kemarahan terhadap seseorang tanpa hrs berkata kasar.


Caranya:


Tanamkan empati
Ajarkan pd anak, jika ia merasa sakit hati jika temannya mengatakan ia cengeng, maka hal yg sama tidak boleh ia lakukan. Pompa terus semangatnya utk membina persahabatan baru dgn teman2 yg lebih baik. Buatlah agar anak tdk kapok untuk berteman.

Dampingi
Jelaskan dgn bahasa sederhana bhw ia atau kita tdk dpt mengatur apa yg dikatakan org lain. Namun kita dpt menentukan bgmn hrs bereaksi. Teman yg berkata kasar berarti bukan temen yg baik, jadi kita boleh memilih teman bermain yg lain.
Belajar cuek.
Ajari anak utk tdk ambil pusing thdp kata-kata kasar yg diucapkan temannya. Katakana bhw makian tdkakan menunjukkan kekuatannya bila sikorban tdk termakan oleh makian tersebut.

Meminta bantuan
Namanya juga anak2, pasti akan sulitbaginya utk mengendalikan emosi dan tdk menyerang balik. Krn itu tdk ada salahnya mengajari anak utk meminta bantuan kpd orang tua atau guru sekolah. Campur tangan org yg dewasa diharapkan dpt membantu menjadi penengah dan mengajari bgmn bersikap positif dlm menyelesaikan masalah.


Penting untuk diingat, tetaplah tenang dan jgn member reaksi berlebihan jika anda mengetahui anak anda berkata kasar. Sebab biasanya balita memaki hanya untuk memperoleh reaksi tertentu atau perhatian org tuanya. Beri respon positif dan ingatkan bhw memaki dapat menyakiti hati orang. Katakana bhw kasih dan kelemahlembutan membuat hubungan pertemanan menjadi indah dan berkenan dihadapan Tuhan.

Selasa, Maret 03, 2009

Perubahan hidup


Bagaimana menyikapi sebuah perubahan dalam hidup?



Perubahan apapun yang terjadi dalam hidup kita harus kita sikapi secara benar. Baik itu perubahan status , keadaan , kondisi keuangan maupun kondisi secara fisik. Mungkin anda yg dulu kaya, krn krisis global shg skrg anda miskin karena kena PHK, atau mungkin yg dulunya anda bawahan malah skrg mjd bos, mgkn anda sekarang cacat krn kecelakaan, atau mungkin sekarang anda kehilangan sesuatu yang anda cintai, atau mungkin anda kehilangan tubuh yang seksi setelah melahirkan, mungkin anda baru tersadar kalau kulit anda skrg sdh keriput, atau kemungkinan 2 yang lain yang membuat anda sekarang menghadapi sesuatu yang lain dlm hidup anda. Semua harus kita sikapi dengan cara yang positif. Nah bagaiman cara menyikapi dgn benar semua keadaan tersebut? Ada beberapa tip atau cara yang mungkin dapat anda dan saya lakukan:
*Belajar untuk menerima Perubahan.
Segala keadaan yang terjadi dalam hidup kita memang harus kita terima. Karena itu memang harus terjadi pada kita. Mungkin memang saatnya kita harus menerima perubahan2 tersebut.
Dlm kehidupan segala sesuatu ada masanya, ada waktu untuk lahir ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam ada waktu untuk mencabut yg ditanam, ada waktu untuk membunuh ada waktu untuk menyembuhkan, ada waktu untuk merombak ada waktu untuk membangun, ada waktu untuk menangis ada waktu untuk tertawa, ada waktu untuk meratap ada waktu untuk menari, ada waktu untuk membuang batu ada waktu untuk mengumpulkan batu, ada waktu untuk memeluk ada waktu untuk menahan diri dari memeluk, ada waktu untuk mencari ada waktu untuk membiarkan rugi, ada waktu untuk menyimpan ada waktu untuk membuang, ada waktu untuk merobek ada waktu untuk menjahit, ada waktu untuk berdiam diri ada waktu untuk berbicara, ada waktu untuk mengasihi ada waktu untuk membenci, ada waktu untuk perang ada waktu untuk damai. Dgn kata lain semua ada waktunya. Yang sdh terjadi biarlah terlewat. Singkirkan dari pikiran kita kata “seandainya”. Yah .. seandainya aku tidak….., seandainya dulu tidak…., seandainya waktu itu…… Skrg singkirkan juga pertanyaan dlh hati kita “mengapa”? mengapa begini?.... mengapa begitu? …. Mengapa semua terjadi pada saya?.... Buang segala pertanyaan tersebut dan mulailah membangun kesadaran untuk belajar menerima semua yang sekarang menjadi status baru dalam hidup kita.
*Kenali posisi diri kita sekarang
Mulailah belajar memposisikan diri dengan keadaan dan status kita yg baru didalam lingkungan/komunitas kita. Missal sekarang anda dalam posisi yang baru, setelah anda dipromosikan dari pegawai biasa menjadi kepala / direktur, anda tidak bias melakukan cara kerja atau kebijakan seperti pada saat anda masih menjadi pegawai biasa. Anda hrs mulai menerapkan aturan2 kpd bawahan anda secara tegas. Meskipun dulu mereka adalah rekan kerja anda. Atau mungkin anda sekarang harus mengencangkan ikat pinggang, hidup sederhana dan hati2 terhadap semua pengeluaran setelah anda terkena PHK, anda tidak dpt menghambur2kan uang lagi seperti saat anda masih bekerja/kaya. Atau anda sekarang tidak bisa memakai rok mini lagi kerena tubuh anda yang sudah berubah menjadi gembrot, anda tidak bisa memaksakan diri mengenakan pakaian seksi karena akan kelihatan bertambah amburadul.
Mulailah belajar juga membaur dengan lingkungan yang baru anda. Misal anda barusan menikah, anda mau tidak mau harus menyesuaikan diri dengan komunitas dari pasangan anda. Anda tidak bisa seenaknya pergi / keluyuran krn skrg ada istri tersayang disisi anda.
*Menyesuaikan diri dengan perubahan
Langkah penyesuaian yang harus kita lakukan yaitu kita harus melakukan pengaturan ulang dan membangun kebiasaan baru. Dalam arti semua sifat, keadaan ,watak , perbuatan kita yang kita lakukan dahulu, kita set up diganti dengan segala yang baru yang sesuai dengan status dan keadaan kita sekarang. Kita harus berubah dlm metode yang benar dan memegang teguh prinsip2 kebenaran yang membuat kita mempunyai pengharapan yang baru.
*Percaya bahwa semua keadaan yang kita alami sekarang adalah kehendak dan rencana Tuhan. Percaya bahwa Tuhan sedang merencanakan sesuatu yang lebih indah dari yang pernah kita rasakan. Percaya dan berpegang teguh kpd setiap janji firmanNya, sebab kesetiaan dan kasih karunianya tidak pernah berubah untuk selama-lamanya.

Nats: pengkotbah 3:1-8

Jumat, Februari 20, 2009

Lihat dalamnya jgn cuma Luarnya



Salah satu hal yang penting dlm marketing adalah kemasan. Walaupun ada lebih dari satu merk dalam satu jenis produk, tetapi bila kemasannya berbeda, maka akan bereda pula hasil penjualannya. Survei membuktikan: kemasan berpengaruh sangat besar dalam penjualan. Sebab ternyata banyak orang yang membeli produk lebih karena kemasannya. Jadi tak heran kalau misalnya permen, tidak hanya beraneka rasa dan bentuknya, tetapi juga beraneka ragam kemasannya.
Banyak juga orang lebih berfokus pada bentuk daripada isi . lebih cenderung senang melihat tampilan luar daripada kwalitas yang ada didalam. Apakah ini salah? Dalam kaitannya dengan orang tentu saja salah. Sebab penampilan luar seseorang tidak selalu mewakili kwalitas hati. Jadi salah juga bila kita kemudian begitu mati-matian menjaga penampilan lahiriah, tetapi lalai menjaga kwalitas rohani. Mari kita lebih hati-hati menilai orang lain, serta lebih sungguh-sungguh menjaga hati.

Rabu, Februari 18, 2009

manusia pribadi hebat


Sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang dipercaya menjaga dan mengelola dunia ini, Saya percaya Tuhan menciptakan manusia ke dalam dunia untuk menjadi pribadi-pribadi yang hebat luar biasa, sukses, sehat, kaya dan bahagia.

Tinggal kita sendiri yg menentukan bagaimana membuktikan anugrah dari Tuhan tersebut. Mungkin yang harus Anda dan saya lakukan adalah sebuah keberanian untuk menentukan target dan impian Anda sebagai mahluk yang memiliki strata tertinggi di dunia ini. Dengan akal budi kita, kita dapat mengatur dan memanfaatkan mahluk lain yang juga Tuhan ciptakan untuk melengkapi dan memenuhi kebutuhan manusia didunia. Jangan terbuai dengan kemapanan sesaat. Terus kembangkan potensi diri, berusahalah mencapai apa yang menjadi keinginan banyak orang.

Kemudian kita harus sadar bahwa hidup ini hanya satu kali dan berjuanglah untuk menjadi pribadi yang hebat dan luar biasa. Lalu, buatlah hal-hal yang bermanfaat bagi dunia sekeliling Anda. Jadikan diri kita berarti buat kehidupan disekeliling kita. Jangan pernah kita merasa “eman2” terhadap kemampuan kita untuk kita bagikan kepada setiap umat Tuhan yang membutuhkan pertolongan kita dalam hal apapun..

Dengan begitu, Kita akan semakin yakin bahwa Tuhan memang menciptakan pribadi-pribadi Hebat dan Luar Biasa pada setiap insan di dunia ini.

Jumat, Februari 06, 2009

Kaya vs Sukses


Anda mau kaya atau mau sukses?

Sebelum kita bicara Kaya atau Sukses, coba anda bayangkan apa dan bagaimana sukses itu? coba anda bayangkan jika anda ada didalam kesuksesan tersebut. coba bayangkan secara detail, apa yang anda lakukan dengan kesuksesan anda? deskripsikan lebih detail lagi dipikiran anda, apa yang anda perbuat setiap saat, perasaan apa yang paling anda rasakan saat itu.
Okey..! Setelah anda membayangkan saat anda menjadi orang sukses, sekarang coba ganti anda bayangkan seolah2 anda adalah orang yang paling kaya dilingkungan anda, atau dikampung anda, atau bahkan dikota anda, atau malah lebih lagi di negara anda.
coba anda bayangkan secara mendalam, apa yang akan anda lakukan dengan kekayaan anda?
adakah sesuatu yang istemewa dan paling berkesan disaat anda menjadi orang yang sangat kaya?
Tidak usah dijawab... anda simpan saja semua jawaban didalam hati anda sendiri2.
sayapun pasti akan mengiyakan semua jawaban dan pikiran anda jika saya sendiri yang menjadi orang sukses atau kaya tersebut.
terlepas dari itu semua saya ingin katakan kepada saudara bahwa sukses dan kaya itu sesuatu yang berbeda tetapi saling terkait dan tidak dapat dipisahkan.
mengapa berbeda? karena sukses dan kaya mempunyai karakter dan arti sendiri-sendiri.

pertama:
Orang cenderung dikatakan kaya apabila disekitar lingkungannya dia mempunyai kelebihan dari orang-orang/tetangganya (dalam hal materi.
Orang disebut kaya bila ia mempunyai rumah yang mewah, mobil mahal, banyak tanah. ya pokoknya mempunyai barang-barang yang orang lain susah membelinya.

Kedua :
Orang sering dikatakan sukses apabila dia sebagai individu mampu menyelesaikan atau mendapatkan apa yang menjadi keinginan dari banyak orang. misalnya sukses didalam pekerjaannya, atau sukses dalam hobinya (olah raga dgn mendapat medali/tropi. meskipun hadiah yang didapat tidak seberapa besar.
Orang kadang kala disebut sukses bila dalam keluarganya dia berhasil mendidik anak-anaknya meraih masa depan (Lulus sarjana semua). meskipun hidup pas-pasan
Orang dikatakan sukses dalam hidupnya bila sampai akhir hayatnya tak ada persoalan yang membuat namanya atau nama keluarganya cemar. meskipun dia tidak punya apa2.

Jadi antara sukses dan kaya dapat sedikit dibedakan antara lain:
1. Orang kaya selalu berorientasi dalam hal materi.
2. Orang kaya memiliki kelebihan dalam ukuran materi dengan orang lain.
3. Orang kaya biasanya mudah dikenali melalui penampilannya yang glamour (tidak
selalu).
4. Orang Sukses berorientasi pada watak dan sesuatu yang didapat.
5. Orang sukses mendapatkan gelar sukses meskipun dia tidak kaya.

Kesimpulannya adalah:
1. Orang kaya belum tentu bisa dikatakan sukses.
2. Orang sukses belum tentu bisa dikatakan kaya.
3. Orang Sukses dan Kaya adalah orang yang meraih semua kriteria diatas secara
bersama-sama.

Bisa jadi orang yang dipandang kaya, tetapi dia tidak sukses didalam keluarga (perceraian, broken home dll). sebaliknya orang dapat dikatakan sukses didalam keluarga, hobi, atau karir yang menanjak tetapi secara materi dia hanya hidup pas-pasan saja.
kembali kepada kita pribadi, manakah yang akan kita tuju dan kita raih? kemanakah arah hidup kita saat ini? manakah yang sekarang menjadi impian atau angan-angan kita?
sukses saja? kaya saja? atau kedua-duanya?

Selasa, Februari 03, 2009

Kecerdasan Emosi


A. Pengertian Dasar

Kecerdasan Emosi adalah penggunaan emosi secara efektif dan hubungan antar sesama secara produktif dan berkualitas untuk mencapai sasaran untuk meningkatkan prestasi.

Seseorang yang pandai, dgn IQ tinggi dan dgn prestasi akademik yang tingga pula, dapat memutuskan serta melakukan tindakan yang bodoh. misal: seorang insinyur yang menjadi penjudi, perokok dan pemarah. Dia sebenarnya mengerti dan tahu betul akan kesalahannya. tetapi selalu mengulang-ulang kesalahan yang sama dan tidak pernah belajar dari kesalahannya tersebut. itu semua karena tingkat kecerdasannya yang relatif rendah, tidak berimbang dengan IQnya yang tinggi.

Kecerdasan Emosi mencakup 5 bidang yaitu:

1. Pengenalan emosi diri


Kesadaran diri dan pengenalan akan perasaan2 yang timbul dalam dirinya sendiri merupakan suatu dasar kecerdasan emosi. dengan pengenalan yang baik akan perasaannya yang sejati, kita akan dapat menjadi pilot yang baik dalam mengendalikan kehidupannya. yaitu mengendalikan diri untuk membuat keputusan2, kapan saat bekerjasama, marah, sabar maupun keputusan penting yang lain. kita akan menyadari dan mengenali kelemahan2 ataupun kekuatan yang ada dalam diri kita. Dengan jiwa besar kita akan dapat mengakui kelemahan kita dan mengakui kelebihan orang lain. menerima diri apa adanya dan mau instropeksi diri.

2. Pengendalian emosi diri


Emosi adalah energi yang besar sekali, sehingga jika tidak dikendalikan akan dapat merusak diri sendiri maupun orang lain. orang dengan kecerdasan emosi yang rendah cenderung tidak dapat mengendalikan emosinya. seperti saat cemas, bohong, sedih, maupun marahnya. sebalikny orang dengan kecerdsan emosi yang tinggi ia akan mampu mengendalikan diri dari desakan2 hatinya yang dapat merusak sistem kepercayaan diri(believe system) yang ada dalam dirinya. dia akan memiliki tanggung jawab, dan memelihara nilai2 yang dianutnya sebagai pernyataan integritasnya. dalam hal2 tertentu dia akan peka terhadap suara hatinya dan terus memelihara hati nuraninya.

3. Motivasi diri


Mengarahkan emosi pada tujuan secara kreatif disatu sisi, dan disisi lain mengendalikan dengn menundakepuasan dan hawa nafsu (impulsiveness) adalan dasar dari keberhasilan. Orang yang m,enguasai ketrampilan ini akan cenderung menjadi sangat produktif dan efektif dalam usahanya. dia memiliki komitmen yang tinggi untuk mencapai cita2nya. memiliki inisiatif dan perilaku optimis dalam usahanya untuk mencapai sasaran dalam aspek kehidupannya. tindakan yang profesional menjadikan dirinya seorang yang selalu disiplin dalam bekerja/berusaha dan berorientasi pada kualitas hasil yang terbaik. dia adalah perencana yang ulung, pemimpin dalam merancang strategi untuk melalukan peperangan masa depan dan mencapai kemenangan dalam berkompetisi. Kreativitas dan integritas akan terus dikembangkan oleh orang yang memiliki motivasi tinggi dalam mencapai prestasi.

4. Mengenali emosi orang lain


Pandai menempatkan diri diantara orang lain (tepa slira, empati) adalah dasar ketrampilan manusiawi (human skill). tanpa empati orang tidak dapat mendengarkan suara kebenaran yang lembut, dan karenanya tindakannya akan cenderung salah. Dia memiliki kepekaan terhadap orang lain, berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan kolega atau orang yang berhubungan dengannya. Dan memiliki pemahaman yang baik dalam lingkungan yang beragam. Dia akan menghargai pendapat dan perilaku orang lain, tidak mudah untuk mengatakan benar atau salah , dia akan memahami dan mau berempati terhadap perilaku atau tindakan orang lain yang tidak sesuai dengan kebiasaan yang ada dalam lingkungannya.

5. Mengendalikan hubungan antar manusia.

Kemampuan ini sebagian besar adalah kemampuan untuk mengendalikan emosi orang lain. kemampuan ini menentukan seseorang kompeten atau tidak kompeten secara sosial. kemampuan ini pula yang mendasari efektifitas kepopuleran, kepemimpinan dan hubungan antar pribadi seseorang. merekalah yang bisa menjadi bintang2 masyarakat (public figure). mereka memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain, dapat berkomunikasi dengan baik, mampu bekerjasama dengan baik serta menciptakan sinergi untuk kepentingan bersama.

Kebiasaan pembawa sukses


Kebiasaan

kebiasaan adalah suatu pola perilaku dalam hidup sehari-hari yang didalamnya terdapat 4 elemen penting yang saling terkait satu dengan yang lainnya, yang saling melengkapi untuk menggapai sebuah sukses.
1. Pengetahuan (knowledge)
2. Sikap (attitude)
3. Latihan (practice)
4. Ketrampilan
keempat elemen tersebut merupakan siklus pengembangan diri (development circle) yang sangat menentukan keberhasilan setiap orang.


1. Pengetahuan

Pengetahuan dapat diperoleh dengan berbagai cara yaitu:

a. Belajar

b. Selalu belajar

c. Terus belajar

adapun belajar dapat dilakukan dengan berbagai macam cara : mendengar, membaca taaupun menulis. pengetahuan akan dapat berkembang jika dipraktekkan dan selalu mengadakan diskusi dengan orang lain, bertanya atau berkomunikasi dengan orang lain. kebiasaan belajar dengan cara membaca adalah kebiasaan yang sangat baik. sebab setiap obyek yang kita baca biasanya akan mampu mempengaruhi pola perilaku kehidupan kita. oleh karena itu memilih bacaan yang baik adalah suatu keharusan.


2. Sikap

Sikap secara umum dapat dikategorikan menjadi dua. yaitu sikap positif dan sikap negatif. sedangkan dari sudut pandang dapat dibedakan menjadi beberapa yaitu:

a. Sikap terhadap diri sendiri

b. Sikap terhadap orang lain

c. Sikap terhadap perusahaan / tempat kerja

d. Sikap terhadap pekerjaan atau hasilnya

e. Sikap terhadap pengetahuan

f. Sikap terhadap alam sekitarnya

g. Sikap terhadap Tuhan


3. Latihan

Segala pengetahuan yang sudah dimiliki, apabila tidak pernah dilatih atau dipergunakan / dipraktekkan akan menjadi sia-sia/ mubazir. tidak akan ada artinya sama sekali. Sama halnya jika kita sedang menabur benih, tetapi tidak kita pelihara dengan baik. maka dapat dipastikan, meskipun benih itu akan bertunas tetapi sebentar saja pasti akan layu dan mati. Jadi ilmu pengetahuan harus dipraktekkan secara konsisten.


4. Ketrampilan

Denganmemiliki ketrampilan yang bersumber dari latihan-latihan, maka seseoranh akan memiliki kompetensi dalam melakukan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab dan kewajibannya. sebaliknya seorang yang tidak pernah mau menambah pengetahuan dan keterampilannya, suatu saat pasti akan tergeser oleh para pesaing dan kompetitornya.